Jadwal Layanan Contact Center Manulife Indonesia
Sehubungan dengan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1445H, Layanan Nasabah Manulife Indonesia tutup pada tanggal 8 - 15 April 2024 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 16 April 2024.. Informasi Selengkapnya.

Selengkapnya

Jadwal Layanan Contact Center Manulife Indonesia
Sehubungan dengan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1445H, Layanan Nasabah Manulife Indonesia tutup pada tanggal 8 - 15 April 2024 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 16 April 2024.. Informasi Selengkapnya.

Selengkapnya
Memastikan
Lewati ke konten utama Lewati ke konten notifikasi
Back

Kemitraan dengan Bank DBS Indonesia

Manulife Multigenerational Income Assurance (Manulife Ultima)

Produk Asuransi Jiwa Seumur Hidup Manulife Multigenerational Income Assurance (Manulife Ultima)

Apa itu Manulife Multigenerational Income Assurance (Manulife Ultima) ?

Manulife Multigenerational Income Assurance (Manulife Ultima) adalah produk asuransi jiwa seumur hidup yang betujuan untuk perencanaan warisan bagi generasi mendatang dengan Manfaat Meninggal Dunia dan Manfaat Pembayaran Tunai hingga usia tertanggung pertama mencapai 120 tahun serta Manfaat Akhir Masa Pertanggungan. Manulife ULTIMA dapat memberikan kepastian pemasukan untuk anda, keluarga hingga generasi berikutnya.

Selain memberikan Manfaat Meninggal Dunia, Manfaat Pembayaran Tunai, dan Manfaat Akhir Masa Pertanggungan, Manulife Ultima juga memberikan Tambahan Manfaat Meninggal Dunia (jika ada), Tambahan Pembayaran Tunai (jika ada), dan Tambahan Nilai Tunai (jika ada) pada Akhir Masa Pertanggungan.

Demi memberikan ketenangan lebih, Manulife Ultima dilengkapi dengan Asuransi Tambahan yaitu Manfaat Pembebasan Premi untuk Pembayar Premi yang mengalami risiko meninggal dunia atau menderita Ketidakmampuan Total Tetap.

Produk ini merupakan produk asuransi dari Manulife Indonesia yang ditawarkan khusus kepada Nasabah Bank DBS Indonesia. Tersedia dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS

Manfaat Utama

Manfaat Pembayaran Tunai (yang terdiri atas Pembayaran Tunai dan Tambahan Pembayaran Tunai (jika ada)) akan dibayarkan oleh Penanggung kepada Pemegang Polis setiap bulannya hingga Akhir Masa Pertanggungan (dimulai pada bulan yang disebutkan di bawah), selama Polis aktif dan Tertanggung masih hidup. Adapun pembayaran manfaat ini mulai dilakukan pada akhir:

i. Bulan ke-37 (tiga puluh tujuh) sejak Tanggal Penerbitan Polis untuk pembayaran Premi secara sekaligus;

ii. Bulan ke-61(enam puluh satu) sejak Tanggal Penerbitan Polis untuk masa pembayaran Premi 3 (tiga) tahun; atau

iii. Bulan ke-85 (delap n puluh lima) sejak Tanggal Penerbitan Polis untuk masa pembayaran Premi 5 (lima) tahun

Apabila Tertanggung hidup sampai dengan Akhir Masa Pertanggungan dan Polis dalam keadaan aktif, Penanggung akan membayarkan Manfaat Akhir Masa Pertanggungan kepada Pemegang Polis setelah dikurangi kewajiban-kewajiban kepada Penanggung (jika ada) sebesar:

i. Total Nilai Tunai:

    (a) Nilai Tunai sebesar 100% Dana Mapan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis; dan

   (b) Tambahan Nilai Tunai (jika ada) pada Akhir Masa  Pertanggungan. 
 

ii. Manfaat Pembayaran Tunai (jika ada).

Apabila Tertanggung meninggal dunia dalam masa pertanggungan dan Polis dalam keadaan aktif, maka Penanggung akan membayarkan Manfaat Meninggal Dunia kepada Yang Ditunjuk setelah dikurangi kewajiban-kewajiban kepada Penanggung (jika ada) sebesar:

i. Total Manfaat Meninggal Dunia:

(a) Uang Pertanggungan sebesar 105% dari Total Premi Pertanggungan Dasar yang dibayarkan; dan

(b) Tambahan Manfaat Meninggal Dunia (jika ada).
 

ii. Manfaat Pembayaran Tunai (jika disimpan di Penanggung)

Asuransi Tambahan

Perlindungan Untuk Perencanaan Asuransi Anda

Informasi Tambahan:

  • Produk ini berlaku khusus untuk Nasabah Bank DBS Indonesia dan bisa didapatkan melalui cabang Bank DBS Indonesia terdekat.
  • Ketentuan lengkap dan lebih lanjut mengenai produk asuransi ini merujuk pada Ringkasan Informasi Produk dan Layanan Versi Umum yang dapat diunduh dalam halaman ini.
  • Manulife Indonesia Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)