Lewati ke konten utama
Back

Manajemen

Jonathan Hekster

Presiden Direktur & CEO, Manulife Indonesia

Jonathan Hekster diangkat sebagai President Director & CEO Manulife Indonesia efektif sejak tanggal 1 September 2017. 

Sebelumnya, Jonathan menjabat sebagai Komisaris dan Komisaris Utama untuk Manulife Indonesia sejak 2014.

Beliau bertanggung jawab memimpin bisnis Manulife di Indonesia dan membantu lebih banyak nasabah mencapai tujuan keuangan dan aspirasi mereka melalui berbagai solusi inovatif dan beragam jalur distribusi yang dimiliki Manulife. Di bawah kepemimpinan Jonathan, Manulife Indonesia berhasil mencapai level yang berbeda melalui berbagai pencapaian dan inovasi termasuk meluncurkan solusi-solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat pula pada tingkat kepuasan nasabah yang naik jauh melebihi rata-rata industri. 

Selama memimpin Manulife Indonesia, Beliau juga menjabat sebagai Kepala Departemen Riset & Sistem Informasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Jonathan bergabung dengan Manulife pada tahun 2013 dengan posisi terakhir sebagai Chief Bancassurance Officer Manulife Asia dan bertugas memimpin kerja sama Manulife dengan DBS sebagai mitra asuransi strategisnya di Singapura, Hong Kong, Indonesia, dan Cina.

Beliau memiliki lebih dari dua dekade pengalaman bekerja dalam industri jasa keuangan dan pernah bergabung dengan sejumlah perusahaan besar dan ternama, seperti perusahaan asuransi jiwa AEGON di Belanda, Boston Consulting Group dan Oliver Wyman sebagai ahli asuransi, serta sebagai analis yang meneliti perusahaan-perusahaan asuransi untuk Sanford Bernstein di London. Beliau juga memiliki beragam rekam jejak dan cerita sukses dalam mengembangkan jalur-jalur distribusi dan pengembangan produk, juga inisiatif transformasi bisnis di bawah beragam kepemimpinan maupun kondisi bisnis yang berbeda-beda.

Jonathan lulus dari jurusan Finance dan Accounting Universitas Erasmus di Belanda dan meraih gelar CFA Charter pada tahun 2009.

Karjadi Pranoto

Direktur dan Chief of Alternate & EB Distribution

Karjadi Pranoto menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia pada Maret 2017.

Di samping perannya sebagai Direktur, Karjadi juga menjabat Chief of Employee Benefits (EB) dimana ia bertanggung jawab untuk mengawasi PT Buanadaya Sarana Indonesia (anak perusahaan Manulife Indonesia), Corporate Distribution, Pension Business, dan Pension Risk Management. Efektif mulai Desember 2018, Karjadi memiliki peran dan tanggung jawab yang lebih luas dalam memimpin dan mengawasi Employee Benefits, Unit Syariah, serta Alternate Channel.

Karjadi memulai kariernya di industri asuransi pada tahun 1999 dengan Principal Indonesia. Beliau bergabung dengan Manulife pada tahun 2001 dengan berfokus pada strategi penjualan EB Distribution. Pada bulan September 2012, Karjadi ditunjuk sebagai Head of Employee Benefits Distribution yang bertanggung jawab untuk memimpin seluruh penjualan korporasi dan menjalin hubungan dengan broker asuransi di Indonesia. Selama 16 tahun kariernya di Manulife, Karjadi berhasil mengembangkan Strategi Pertumbuhan Employee Benefits secara memuaskan.

Karjadi merupakan lulusan Institut Pertanian Bogor dimana ia memperoleh gelar Sarjana Teknik Pertanian.

Apriliani Siregar

Direktur dan Chief Legal & Compliance Officer

Apriliani Siregar telah menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia pada Januari 2016.

Selain perannya sebagai direktur, Apriliani juga menjabat sebagai Chief Legal & Compliance Officer di Manulife Indonesia sejak tahun 2011, dimana ia bertanggung jawab pada fungsi Legal dan Compliance sekaligus mengawasi fungsi Corporate Secretary / Corporate Governance dan Business-Government Relations di dalam perusahaan. Berkat komitmen serta kontribusi yang luar biasa terhadap perusahaan, ia pernah meraih penghargaan sebagai Manulife Asia Star of Excellent pada tahun 2012. Apriliani juga dipercaya sebagai Dewan Pembina Yayasan Manulife Peduli dan Global Women's Alliance (GWA) Manulife Indonesia.

Sebelum bergabung dengan Manulife Indonesia, Apriliani telah memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun bekerja sebagai konsultan hukum di berbagai firma dan Head of Legal & Compliance di salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia.

Apriliani juga terdaftar sebagai anggota dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Apriliani meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia.

Colin Startup

Direktur dan Chief Financial Officer

Colin Startup menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia pada Maret 2017.

Di samping perannya sebagai Direktur, Colin menjabat Chief Financial Officer sejak tahun 2013. Ia bertanggung jawab pada fungsi Investment, Finance, Accounting and Controlling, Pelaporan Aktuaria, Experience Planning dan MIS.

Colin memiliki lebih dari 37 tahun pengalaman di dalam industri asuransi, termasuk di pasar Asia, dan telah bekerja untuk Manulife sejak 2005 dengan menduduki sejumlah posisi di kantor regional Manulife di Hong Kong, dan menjadi Chief Financial Officer di Manulife Singapura. Ia adalah seorang Aktuaris profesional yang mendapat predikat Fellow of The Institute of Actuaries di Inggris. Sebelum memasuki pasar Asia, Colin menduduki beragam posisi senior di industri asuransi di Inggris dan menangani berbagai lingkup pekerjaan, seperti Product Development dan Pricing, Marketing, Wealth Management dan Strategy.

Colin merupakan lulusan dari Warwick University, Inggris, dimana ia memperoleh gelar Bachelor of Honors untuk bidang Matematika, Penelitian Operasional, Statistik & Ekonomi.

Novita J. Rumngangun

Direktur dan Chief Marketing Officer

Novita J. Rumngangun menjabat sebagai Direktur di PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia pada Maret 2017.

Disamping perannya sebagai Direktur, Novita menjabat Chief Marketing Officer, posisi yang ia duduki sejak tahun 2013, dimana ia memimpin seluruh aspek Marketing termasuk Design & Collateral, Marketing Strategy & Budget, Brand & Product Campaign, Corporate Communications & PR, Event & Convention Management, Broadcasting & CSR. Efektif 1 Agustus 2018, Novita memegang peranan baru yakni perluasan tanggung jawab membawahi Marketing dan Produk.

Karena prestasi dan kontribusinya terhadap perusahaan, Novita meraih penghargaan Manulife Global Stars of Excellence 2015 di Toronto, Kanada. Novita juga menjadi satu-satunya pemenang dari industri asuransi dan orang Indonesia pertama yang meraih penghargaan Women Leadership Excellence Award: Asia's 50 Women Leaders dalam ajang "7th CMO Asia Awards for Excellence in Branding and Marketing" yang diselenggarakan di Singapura pada Agustus 2016. Pada November 2016, Novita dianugerahi 100 The Most Influential Global Marketing Leaders dari "The World Marketing Congress" di Mumbai, India. Novita juga dianugerahi gelar 100 Most Impactful CSR Leaders pada "The World CSR Day" yang digelar pada Februari 2017 di Mumbai, India.

Novita memiliki lebih dari 19 tahun pengalaman di industri asuransi jiwa dengan beragam tanggung jawab yang mayoritas berfokus pada Sales dan Marketing. Sebelum bergabung dengan Manulife, ia merupakan Direktur Marketing & Operations MNC Life selama 3 tahun.

Novita mendapat gelar Master of Social Science (ASIAN Government) dari University of Queensland, Australia.

Hans De Waal

Direktur & Chief Operating Officer

Hans De Waal menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia pada Februari 2018.

Selain menjabat sebagai Direktur, Hans juga dipercaya untuk melanjutkan perannya sebagai Chief Operating Officer dimana ia bertanggung jawab atas seluruh kegiatan operasional Manulife.

Hans merupakan eksekutif asuransi jiwa senior yang memiliki pengalaman kuat di bidang keuangan, aktuarial dan akuntansi selama lebih dari 20 tahun. Ia memiliki kesuksesan rekam jejak sebagai Head of Product Development, Chief Actuary, dan Executive Vice President & Chief Partnership Business Officer Manulife Indonesia, dimana ia bertanggung jawab terhadap lini bisnis kemitraan. Di bawah kepemimpinannya, jalur distribusi Partnership Business Manulife Indonesia berhasil membangun sejumlah kerja sama strategis dengan mitra bank ternama di Indonesia.

Hans De Waal memiliki gelar MBA di bidang Akuntansi dan Keuangan dari University of Liverpool dan mendapatkan gelar sarjana jurusan Actuarial Science dari University of Amsterdam.

Jajaran Direksi PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia juga bertindak sebagai pengurus Unit Bisnis Syariah dan Pengurus Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Struktur Organisasi 

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia
Lihat struktur organisasi