Jadwal Layanan Contact Center Manulife Indonesia
Sehubungan dengan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1445H, Layanan Nasabah Manulife Indonesia tutup pada tanggal 8 - 15 April 2024 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 16 April 2024.. Informasi Selengkapnya.

Selengkapnya

Jadwal Layanan Contact Center Manulife Indonesia
Sehubungan dengan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1445H, Layanan Nasabah Manulife Indonesia tutup pada tanggal 8 - 15 April 2024 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 16 April 2024.. Informasi Selengkapnya.

Selengkapnya
Memastikan
Lewati ke konten utama Lewati ke konten notifikasi
Back

Hidup Tenang Dengan Persiapan Pensiun Matang

Banyak orang bercita-cita menghabiskan masa pensiun dengan tenang dan sejahtera. Namun, seberapa banyak yang serius untuk melakukan persiapan pensiun? Kesadaran menyiapkan kebutuhan pensiun di tengah masyarakat Indonesia, harus diakui masih belum tinggi. 

Rencanakan Perlindungan Anda dengan Kami

Pentingnya Mempersiapkan Masa Pensiun

Hasil survei terbaru Manulife Asia Care 2023 yang dirilis pada pertengahan April disebutkan bahwa 82% responden survei menilai perencanaan masa persiapan pensiun sebagai langkah bijaksana. Akan tetapi, baru 54% dari responden yang disurvei yang mengaku memiliki perencanaan keuangan dan mempersiapkan masa pensiun.

Masa pensiun yang dinilai masih lama membuat banyak kalangan merasa belum terdesak untuk mempesiapkan masa pensiun dari jauh-jauh hari. Akibatnya, banyak yang menunda atau mengesampingkan persiapan kebutuhan dana pensiun tersebut dan memilih menjalankan keuangan berdasarkan kebutuhan saat ini saja. 

Persiapan dana pendidikan anak dan dana pembelian rumah, menjadi dua kebutuhan yang lebih sering dijadikan prioritas oleh orang Indonesia, menurut Manulife Asia Care Survei 2023. Sedangkan untuk persiapan pensiun menyangkut biaya kesehatan saat masa pensiun tiba, justru tidak menjadi prioritas di mana hanya 19% saja responden yang menyiapkan. Angka itu menjadi yang terendah di kawasan Asia.

Ketika usia pensiun tiba, seseorang tidak lagi produktif secara finansial. Akan tetapi, kebutuhan hidup akan terus berjalan termasuk kebutuhan biaya perawatan kesehatan yang kemungkinan meningkat seiring usia yang semakin menua. Di sinilah pentingnya mengantisipasi kebutuhan pensiun termasuk kebutuhan biaya kesehatan jauh-jauh hari. 

Lebih Ringan Bila Ada Antisipasi Persiapan Pensiun

Menyiapkan kebutuhan pensiun dari jauh-jauh hari akan membantu Anda lebih leluasa mengatur sumber daya yang ada saat ini untuk mendukung rencana keuangan tersebut. 

Misalnya, untuk kebutuhan pensiun Anda 25 tahun lagi, anggaplah dana yang harus Anda miliki adalah Rp 5 miliar. Bila Anda memulai masa persiapan pensiun dari sekarang dengan berinvestasi di instrumen dengan imbal hasil 15% per tahun, Anda cukup menyisihkan dana sebesar Rp 1,55 juta per bulan selama 25 tahun. 

Sedang bila Anda baru memulainya 10 tahun sebelum usia pensiun, maka yang harus Anda sisihkan sebagai investasi mencapai Rp 17,94 juta per bulan.

Langkah Persiapan Dana Pensiun

Kebutuhan dana pensiun secara garis besar ada beberapa pos utama, yaitu biaya hidup sehari-hari (makan, transportasi, pakaian, utilitas, dan sebagainya) dan biaya kesehatan. Saat masa pensiun tiba, upayakan sudah tidak ada lagi beban cicilan utang yang masih memberatkan ataupun biaya menyekolahkan anak.

Dengan tidak ada lagi pengeluaran untuk hutang dan dana darurat, Anda cukup fokus menyiapkan kebutuhan dana hidup sehari-hari saat pensiun dan biaya perawatan kesehatan dengan memiliki asuransi kesehatan yang memberikan jaminan biaya kesehatan.

Bagaimana Menentukan Langkah Persiapan Pensiun?

Pertama, tentukan kapan rencana pensiun dan usia harapan hidup. Misal, Anda hendak pensiun 20 tahun lagi di usia 55 tahun dengan  usia harapan hidup hingga 75 tahun. Artinya, Anda memiliki masa persiapan pensiun 20 tahun untuk menyiapkan kebutuhan hidup selama 20 tahun masa pensiun.

Kedua, tentukan perkiraan biaya hidup saat pensiun. Tanpa beban cicilan utang dan pengeluaran sekolah anak, tentukan berapa kebutuhan biaya hidup yang harus Anda tanggung di masa pensiun. Di sini termasuk untuk biaya makan, pakaian, tempat tinggal hingga pengeluaran utilitas rutin seperti listrik, pulsa juga air.  Anggaplah kebutuhan kesemua itu adalah Rp 5 juta saat ini. Rata-rata inflasi di Indonesia dalam periode waktu 10 tahun terakhir mencapai hingga 4,12%. Maka, 20 tahun mendatang, kebutuhan Rp 5 juta itu setara dengan Rp 11,21 juta. 

Ketiga, hitung kebutuhan dana pensiun. Berangkat dari asumsi kebutuhan hidup masa pensiun Rp 5 juta dengan asumsi inflasi 4,12% per tahun, maka kebutuhan dana pensiun 20 tahun mendatang adalah Rp 1,58 miliar. Agar bisa mengumpulkannya, Anda bisa memulai investasi di instrumen dengan tingkat pengembalian (return rate) 10% per tahun, sebesar Rp 2,23 juta per bulan selama 20 tahun. 

Keempat, pastikan memiliki asuransi kesehatan yang memadai. Biaya kesehatan saat usia pensiun umumnya meningkat dibandingkan ketika usia masih muda belia. Anda bisa mengantisipasinya dengan memiliki asuransi kesehatan yang memadai dengan perlindungan hingga usia maksimal. Jangan lupa juga lengkapi proteksi kesehatan masa pensiun dengan memiliki asuransi penyakit kritis. 

Kelima, lengkapi rencana persiapan pensiun dengan perlindungan pendapatan. Anda bisa melengkapi rencana dana pensiun tersebut dengan memiliki income protector atau perlindungan pendapatan tanpa putus dengan manfaat pembayaran tunai sejak usia mapan (usia pensiun). 

MiFuture Income Protector dari Manulife bisa menjadi pertimbangan Anda. Sebuah produk asuransi jiwa dwiguna yang memberikan proteksi finansial dalam menghadapi hari tua berupa manfaat pembayaran tunai selama 20 tahun sejak menginjak usia pensiun dan manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan dan sebab alami. 

Dengan perencanaan persiapan pensiun yang matang, Anda bisa selangkah lebih dekat mewujudkan cita-cita hidup tenang dan sejahtera di masa pensiun. 

Hubungi Life Planner Kami!

Hubungi Kami Sekarang!

 

  • Saya

    Manulife

  • Saya setuju memberikan data pribadi Saya kepada Manulife Indonesia dan telah membaca Kebijakan Privasi Manulife Indonesia. Selanjutnya, Saya bersedia untuk dihubungi oleh Manulife Indonesia melalui media komunikasi pribadi Saya sesuai hari dan jam operasional yang berlaku di Manulife Indonesia.

  • Dengan ini Saya setuju memberikan data pribadi Saya kepada Manulife Indonesia dan Saya memberikan persetujuan kepada Manulife Indonesia untuk menghubungi Saya melalui media komunikasi pribadi Saya untuk memperoleh penawaran atas produk Manulife Indonesia dan/atau kegiatan pemasaran lainnya

  • Ini adalah kolom yang harus diisi
  • Terima kasih telah menghubungi Manulife Indonesia.

    Kami akan segera merespon pesan Bapak/Ibu pada jam operasional kami.

     

    Siap Menunggu

    Error Page

    Wah, tampaknya ada yang salah!

    Error: 

    Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.

    Temukan Artikel Lainnya


    Tentang Manulife

    Manulife Indonesia melayani sekitar 2 juta nasabah di Indonesia

    Selengkapnya


    Layanan

    Layanan Digital Manulife

    Selengkapnya


    Artikel

    Kumpulan artikel Manulife Indonesia.

    Lihat Artikel Lainnya