Informasi Layanan Counter Manulife Indonesia

Merujuk pada kondisi pandemi yang terus berlangsung, dengan ini diinformasikan layanan Counter Manulife di Jakarta serta area Jawa dan Bali akan kembali beroperasi pada tanggal 13 September 2021. Anda tetap dapat menguhubungi Manulife Indonesia melalui Manulife Customer Contact Center (021) 2555 7777 dan/atau email CustomerServiceID@manulife.com. Informasi terkini disini.

Selengkapnya
Informasi Layanan Klaim Manulife Indonesia

Mulai tanggal 1 Desember 2021, fasilitas pengajuan klaim melalui email Claimsubmissionid@manulife.com dan GLH_Claim_id@manulife.com  akan dialihkan ke platform digital MiEClaim. Informasi terkini di sini.

 

Selengkapnya
Informasi Layanan Counter Manulife Indonesia

Merujuk pada kondisi pandemi yang terus berlangsung, dengan ini diinformasikan layanan Counter Manulife di Jakarta serta area Jawa dan Bali akan kembali beroperasi pada tanggal 13 September 2021. Anda tetap dapat menguhubungi Manulife Indonesia melalui Manulife Customer Contact Center (021) 2555 7777 dan/atau email CustomerServiceID@manulife.com. Informasi terkini disini.

Selengkapnya
Informasi Layanan Klaim Manulife Indonesia

Mulai tanggal 1 Desember 2021, fasilitas pengajuan klaim melalui email Claimsubmissionid@manulife.com dan GLH_Claim_id@manulife.com  akan dialihkan ke platform digital MiEClaim. Informasi terkini di sini.

 

Selengkapnya
Memastikan
Lewati ke konten utama Lewati ke konten notifikasi
Back

Ingin Lebih Hemat? Yuk, Kamu Wajib Coba Gaya Hidup Frugal

 

Di tahun 2021, hidup hemat semakin banyak peminatnya. Resesi ekonomi akibat COVID-19 yang masih belum sepenuhnya pulih, memaksa orang untuk menemukan berbagai cara agar mampu menghemat rupiah demi rupiah. Salah satu caranya dengan menerapkan gaya hidup yang disebut frugal living.

Frugal living pada dasarnya adalah gaya hidup hemat yang menjadikan seseorang sebisa mungkin menahan keinginan dan memprioritaskan kebutuhan. Frugal living sering disamakan dengan gaya hidup minimalis. Padahal, pada praktiknya, frugal living berbeda dengan gaya hidup minimalis.

Frugal living lebih menekankan tentang bagaimana memperoleh sesuatu dengan cara yang lebih murah. Prinsip orang frugal adalah setiap pengeluaran harus memiliki prinsip value for money.

Biasanya, orang frugal (sebutan praktisi frugalisme) akan memanfaatkan diskon, kupon, atau lainnya untuk bisa memperoleh apa yang mereka inginkan, tanpa mengorbankan kualitas.

Sementara, minimalisme menitikberatkan pada memiliki lebih sedikit barang. Artinya, orang minimalis akan fokus pada satu barang untuk setiap kebutuhan. Misalnya, mereka hanya memiliki satu tas untuk bekerja.

Sebaliknya, orang frugal bisa memiliki beberapa tas untuk bekerja. Akan tetapi, tas-tas itu kemungkinan besar dibeli dengan harga yang lebih murah, atau bahkan sama dengan harga satu buah tas yang dimiliki oleh orang minimalis.

5 Cara Hidup Frugal yang Bahagia

Lantas, bagaimana hidup frugal yang bahagia? Tentu saja, Anda tidak perlu kursus mahal untuk tahu bagaimana frugal living bekerja. Yang Anda butuhkan hanyalah 5 menit waktu membaca artikel ini.

1. Orang Frugal Hemat Dalam Hal Makanan

Disadari atau tidak, salah satu pengeluaran terbesar adalah makanan. Contohnya bagi kita yang bekerja di kantor, biaya makan siang kadang menjadi tidak terkontrol. Belum lagi dengan hobi kebanyakan orang saat ini, yaitu menyeruput kopi kekinian. Satu cangkir kopi bisa merogoh kocek Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu.

Nah, bagi orang frugal biaya makan itu amat mungkin bisa ditekan. Orang frugalis biasanya sudah memiliki rencana tentang apa yang mereka santap untuk hari berikutnya. Mereka akan menyiapkan bekal makanan di rumah yang disiapkannya sendiri. Mereka cukup eksploratif untuk mencoba menu-menu baru dengan memanfaatkan bahan baku yang tersedia di rumah.

Untuk urusan jajan seperti kopi, orang frugal akan memanfaatkan promo yang tersedia di aplikasi pesan antar. Mereka tak sungkan untuk mengajak rekan lainnya untuk memesan hal yang sama demi mencapai syarat promo yang ditentukan. Biaya pun bisa ditekan 50% kali lebih rendah.

2. Buat Menabung Jadi Menyenangkan

Bagi orang frugal, menabung bukan lah beban. Oleh sebab itu, mereka berupaya menemukan cara menyenangkan untuk bisa memotong pengeluaran dan mengalokasikannya ke dalam tabungan.

Misalnya, melalui tantangan menabung 52 minggu. Di sini, Anda harus menyisihkan Rp 10,000 pada minggu pertama, Rp 20,000 pada minggu kedua Rp 30,000 pada minggu ketiga, hingga Rp 520 ribu pada minggu ke-52. Lama-lama, total tabungan Anda sudah mencapai Rp 13,780,000 setahun, itu pun belum termasuk bunga.

Baca Juga: 5 Manfaat Menabung yang Masih Sering Terlupakan

3. Makan Sebelum Berbelanja

Sering kali, kita membeli sesuatu karena dipengaruhi oleh emosi. Misalnya, setelah lelah bekerja di kantor, Anda pergi ke pusat belanja dan menemukan jam tangan yang Anda sukai. Anda secara emosional membeli jam tersebut dengan alasan “self-reward”.

Dalam konteks frugal living, kebiasaan seperti itu harus dihindari. Sebaliknya, kita diajak untuk mengonsumsi sesuatu secara sadar. Salah satu cara melawan dorongan pembelian impulsif adalah dengan tahu bagaimana membuat suasana hati selalu positif, tanpa banyak pikiran.

Beberapa orang bahkan makan sebelum pergi berbelanja. Sebuah penelitian dari University of Minnesota tahun 2015 pernah menyebut bahwa berbelanja kala lapar akan membuat seseorang lebih boros.

Hmm, jadi, makan dulu saja sebelum berbelanja demi menahan pengeluaran yang tidak diperlukan.

4. Mengurangi Biaya Tak Perlu

Orang yang hemat berusaha mencari celah penghematan di banyak hal. Bahkan untuk hal kecil sekalipun, seperti biaya transfer antar bank. Orang frugal akan mencari cara agar biaya tersebut bisa nihil alias Rp 0.

Selain itu, orang frugal kerap memanfaatkan Paket Keluarga untuk biaya langganan konten digital mereka, seperti streaming musik atau film. Biaya langganan paket keluarga bisa menghemat hingga Rp30,000 per bulan ketimbang membayarnya secara individu.

5. Fokus Keuangan Masa Depan

Ini lah perbedaan mendasar antara mereka yang frugal dan yang tidak. Orang boros kerap khawatir tentang keuangan mereka untuk 10-20 hari ke depan. Sementara, orang frugal cenderung berpikir lebih panjang: Apakah keuangan mereka cukup untuk hidup hingga 10-20 tahun mendatang?

Itu artinya, orang frugal selalu berpikir jangka panjang tentang keuangan mereka ketimbang hidup dari gaji ke gaji. Alhasil, mereka cenderung mencari proteksi masa depan yang bisa memberikan mereka rasa aman. Salah satunya adalah Asuransi kesehatan.

Untuk urusan ini, asuransi yang patut dijadikan pertimbangan untuk dimiliki adalah MiUltimate HealthCare dari Manulife Indonesia. Asuransi tersebut memiliki 4 plan yang bisa Anda pilih sesuaikan dengan kebutuhan untuk membantu Anda ketika jatuh sakit agar dapat mendapatkan penggantian biaya Rumah Sakit, yang sesuai tagihan dengan jaminan kamar mulai dari 2 tempat tidur atau 1 tempat tidur. Anda dapat menggunakannya di Indonesia dan Malaysia.

Nah, itu lah kelima tips frugal living yang dengan mudah kita semua bisa lakukan. Jika dirasa berat melakukan kelimanya sekaligus, Anda bisa cicil satu per satu dari skala yang menurut Anda lebih mudah dilakukan. Sudah siap jadi warga frugal?

Rencanakan Proteksi Anda dengan Kami!

  • Saya

    Manulife

  • Saya setuju memberikan data pribadi Saya kepada Manulife Indonesia dan telah membaca Kebijakan Privasi Manulife Indonesia. Selanjutnya, Saya bersedia untuk dihubungi oleh Manulife Indonesia melalui media komunikasi pribadi Saya sesuai hari dan jam operasional yang berlaku di Manulife Indonesia.

  • Dengan ini Saya setuju memberikan data pribadi Saya kepada Manulife Indonesia dan Saya memberikan persetujuan kepada Manulife Indonesia untuk menghubungi Saya melalui media komunikasi pribadi Saya untuk memperoleh penawaran atas produk Manulife Indonesia dan/atau kegiatan pemasaran lainnya

  • Ini adalah kolom yang harus diisi
  • Terima kasih telah menghubungi Manulife Indonesia.

    Kami akan segera merespon pesan Bapak/Ibu pada jam operasional kami.

     

    Siap Menunggu

    Error Page

    Wah, tampaknya ada yang salah!

    Error: 

    Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.

    Temukan Artikel Lainnya


    Tentang Manulife

    Manulife Indonesia melayani lebih dari 2,5 juta nasabah di Indonesia

    Selengkapnya


    Layanan

    Panduan pembayaran Premi Manulife Indonesia

    Selengkapnya


    Artikel

    Kumpulan artikel Manulife Indonesia.

    Lihat Artikel Lainnya