Jadwal Layanan Contact Center Manulife Indonesia
Sehubungan dengan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1445H, Layanan Nasabah Manulife Indonesia tutup pada tanggal 8 - 15 April 2024 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 16 April 2024.. Informasi Selengkapnya.

Selengkapnya

Jadwal Layanan Contact Center Manulife Indonesia
Sehubungan dengan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1445H, Layanan Nasabah Manulife Indonesia tutup pada tanggal 8 - 15 April 2024 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 16 April 2024.. Informasi Selengkapnya.

Selengkapnya
Memastikan
Lewati ke konten utama Lewati ke konten notifikasi
Back

Bangun Money Habit dan Kenalkan Konsep Investasi Pada Anak

Pada dasarnya, kewajiban orang tua bukan hanya dalam mencukupi kebutuhan serta memberikan rasa aman pada sang buah hati, melainkan juga dalam memberikan persiapan serta bekal keterampilan yang memadai bagi anak, agar ia bisa tumbuh mandiri dan memiliki kebiasaan-kebiasaan serta nilai baik untuk menjalankan kehidupannya saat dewasa nanti.

Rencanakan Perlindungan Anda dengan Kami

Salah satu bekal penting yang perlu diberikan oleh orang tua pada anak-anak adalah keterampilan dalam mengelola keuangan, khususnya kebiasaan finansial yang baik. Anak memang belum memiliki tanggung jawab secara finansial mengingat usianya masih dini. Namun, anak tetap perlu diberikan pengenalan terhadap keuangan agar bisa membantunya memiliki money habit yang baik di masa depan.

Money habit yang perlu diperkenalkan pada anak sejak dini, salah satunya adalah mengenai pentingnya memiliki persiapan dalam mengantisipasi berbagai kebutuhan di masa mendatang atau biasa disebut future spending. Pengeluaran yang hampir pasti akan dilakukan di masa mendatang di antaranya biaya sekolah, pembelian rumah pertama, dan lain sebagainya.

Bagi anak yang belum memiliki tanggung jawab finansial, future spending yang relevan dengan pemahamannya sebagai anak-anak, misalnya pengeluaran untuk liburan idaman, pembelian mainan kesukaan, dan lain sebagainya.

Mengenalkan Konsep Investasi Sebagai Cara Mengatasi Inflasi

Pengeluaran di masa mendatang perlu diantisipasi karena nilai uang saat ini dengan masa depan tidaklah sama akibat adanya faktor inflasi. Inflasi hampir pasti terjadi seiring perekonomian yang terus tumbuh. Oleh sebab itu, agar anak bisa memenuhi kebutuhannya di masa depan, sangat perlu menguasai cara mengatasi inflasi dengan persiapan finansial sejak jauh-jauh hari. Salah satu caranya adalah melalui investasi, yaitu dengan menempatkan dana yang dimiliki saat ini pada instrumen kauangan yang mampu tumbuh di atas inflasi.

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda terapkan untuk memulai mengenalkan investasi, cara mengatasi inflasi, dan kebiasaan keuangan (money habit) yang baik pada anak-anak:

1. Perkenalkan makna uang

Anda akan kesulitan mengenalkan anak tentang investasi tanpa terlebih dulu memberinya pemahaman tentang uang. Anak perlu diberi pengertian tentang makna uang. Bila kesulitan memberikan pengertian dengan bahasa sendiri, Anda bisa memanfaatkan buku cerita anak yang banyak dijual di toko buku, yang temanya spesifik memperkenalkan tentang konsep uang dan ekonomi dalam bahasa anak-anak.

Anak perlu memahami, uang dalam pengertian ‘paper money’ adalah alat transaksi yang nilainya bisa tergerus oleh inflasi dalam jangka panjang. Jelaskan juga bagaimana seseorang bisa mendapatkan uang dan apa saja yang bisa lakukan dengan uang tersebut.

2. Membedakan “ingin” dan “butuh”

Membeli mainan edukatif bisa disebut sebagai bagian dari kebutuhan. Namun, membeli mainan edukatif yang bermerek lebih tepat disebut sebagai keinginan. Memiliki pemahaman yang baik tentang perbedaan antara ‘kebutuhan’ dan ‘keinginan’ sangat penting supaya anak juga bisa mempelajari bahaya bertindak boros. Jelaskan pada anak tentang beberapa hal yang sering membuat seseorang terjebak situasi ‘kekurangan uang’ padahal memiliki pendapatan yang memadai. 

Anak juga dikenalkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan seringkali membutuhkan waktu dan kesabaran. Menunda kesenangan untuk tujuan yang lebih besar kadang kala harus ditempuh. Maka itu, dengan memahami perbedaan ‘butuh’ dan ‘ingin’, kesabaran itu bisa dijalankan dengan lebih ringan.

3. Produk investasi

Ada banyak kebutuhan yang hampir pasti dilakukan di masa depan di mana hal itu bisa diantisipasi persiapan dananya dari jauh-jauh hari. Supaya bisa terhindar dari risiko inflasi, satu-satunya cara mengatasi inflasi adalah dengan berinvestasi. Investasi pada dasarnya adalah menempatkan dana yang kita miliki saat ini di sebuah instrumen investasi atau produk keuangan yang memiliki potensi pertumbuhan nilai di masa mendatang. 

Apa saja instrumen investasi yang perlu diketahui oleh si buah hati? Mulai dari yang paling mudah dan dekat yaitu tabungan rencana bank, deposito bank, emas logam mulia. Lalu, dari sana bisa Anda perluas ke instrumen investasi pasar modal seperti reksa dana pasar uang juga surat berharga negara (SBN) ritel seperti obligasi ritel (ORI), saving bond ritel, sukuk tabungan juga sukuk ritel.

4. Tetapkan tujuan investasi

Cara mengatasi inflasi dan membangun kebiasaan baik pada anak berikutnya, yaitu dengan menetapkan tujuan investasi. Investasi perlu dilakukan dengan tujuan yang spesifik untuk menentukan pilihan instrumen investasi yang tepat, juga target dana yang dikejar. Ajak anak memiliki tujuan keuangan yang perlu didukung dengan langkah investasi. 

Supaya tujuan keuangan bisa berjalan lancar, pastikan juga orang tua memiliki proteksi yang memadai. Anda bisa mencari tahu di sini untuk memastikan kebutuhan proteksi yang tepat. Salah satunya adalah dengan menyiapkan peninggalan berharga bagi keluarga melalui Manulife Essential Assurance, yang memberikan proteksi jiwa sampai 99 tahun juga perlindungan risiko dari kecelakaan dan cacat tetap.

5. Memulai investasi

Cara mengatasi inflasi dan membangun kebiasaan baik pada anak berikutnya, Anda bisa mengajak anak ke bank terdekat untuk membuka rekening tabungan atas nama anak sendiri. Dari sana Anda dapat memperluasnya dengan mengajaknya membuka rekening tabungan rencana atau deposito. Misalnya dari uang lebaran yang ia peroleh, itu bisa ditempatkan langsung di deposito. 

Adapun bila hendak berinvestasi di instrumen pasar modal, sejauh ini memang belum ada jalur junior. Anda bisa mengajak anak membuka rekening dana nasabah atas nama orang tua dengan berinvestasi rutin ke reksa dana, misalnya dari yang saku yang Anda berikan setiap bulannya.

Hubungi Life Planner Kami!

Hubungi Kami Sekarang!

 

  • Saya

    Manulife

  • Saya setuju memberikan data pribadi Saya kepada Manulife Indonesia dan telah membaca Kebijakan Privasi Manulife Indonesia. Selanjutnya, Saya bersedia untuk dihubungi oleh Manulife Indonesia melalui media komunikasi pribadi Saya sesuai hari dan jam operasional yang berlaku di Manulife Indonesia.

  • Dengan ini Saya setuju memberikan data pribadi Saya kepada Manulife Indonesia dan Saya memberikan persetujuan kepada Manulife Indonesia untuk menghubungi Saya melalui media komunikasi pribadi Saya untuk memperoleh penawaran atas produk Manulife Indonesia dan/atau kegiatan pemasaran lainnya

  • Ini adalah kolom yang harus diisi
  • Terima kasih telah menghubungi Manulife Indonesia.

    Kami akan segera merespon pesan Bapak/Ibu pada jam operasional kami.

     

    Siap Menunggu

    Error Page

    Wah, tampaknya ada yang salah!

    Error: 

    Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.

    Temukan Artikel Lainnya


    Tentang Manulife

    Manulife Indonesia melayani sekitar 2 juta nasabah di Indonesia

    Selengkapnya


    Layanan

    Layanan Digital Manulife

    Selengkapnya


    Artikel

    Kumpulan artikel Manulife Indonesia.

    Lihat Artikel Lainnya